Jujur saja, mengurus perpanjangan STNK dan SIM bagi orang malas seperti saya (dan mungkin orang-orang malas lainnya di Indonesia) adalah suatu kegiatan yang sangat membosankan (kalau perlu dihindari). Ketika STNK atau SIM saya sudah mulai habis masa berlakunya, langsung terpikir mengantri di SAMSAT yang panas, pengap, antrian yang panjang dan tidak jelas,calo-calo polisi yang menawarkan “jalur kilat”, dan proses pengurusan yang berbelit-belit. Memang benar sih, sekarang ada yang namanya “SAMSAT keliling” dimana kita bisa mengurus SIM dan STNK (hanya sebatas memperpanjang) di mobil-mobil SAMSAT yang setiap hari berpindah tempat. Konon sih, kalau mengurus di SAMSAT keliling prosesnya lebih cepat dan mudah, jujur saja saya belum pernah mencobanya, karena sejauh ini SAMSAT keliling tidak pernah muncul di daerah dekat tempat saya tinggal.
Melihat hal ini, saya dan teman-teman terpikir untuk membuat sebuah solusi yang mungkin terlihat muluk-muluk, tapi menurut kami brilian. Solusi tersebut adalah pelayanan perpanjangan SIM dan STNK secara online. Saat ini sih masih terpikir untuk sebatas perpanjangan SIM dan STNK saja, karena gak kebayang bagaimana caranya buat SIM lewat internet, nanti jangan-jangan tes kelayakannya pakai Gran Turismo. Sistemnya sederhana, yaitu memanfaatkan database SAMSAT yang telah ada (yang isinya data kita seperti tanggal lahir, nama, dll) yang diintegrasikan ke website SAMSAT online. Jadi, orang yang ingin memperpanjang SIM atau STNKnya cukup memasukkan nomor STNK atau SIMnya ke form di website, dan secara otomatis website akan menampilkan data mereka dan pilihan untuk memperpanjang SIM atau STNK mereka (mungkin nantinya ada system verifikasi khusus untuk menghindari pemalsuan identitas, tapi kami belum ketemu cara yang paling pas). Untuk pembayarannya, bisa lewat credit card atau transfer. Hasilnya, SIM dan STNK nantinya akan dikirim ke alamat si empunya. Nantinya juga akan dikembangkan supaya website ini dapat menerma pembayaran tilang dan pajak STNK secara online, jadi kita tidak perlu lagi nyelipin 50 ribuan ke pak polisi kalau kita ketahuan nerobos lampu merah. Cukup ngeklik-ngeklik, transfer, dan uangnya pasti sampai di pihak yang berwajib. Sampai saat ini kita masih mengembangkan system verifikasinya dan sekuritinya, karena sangat penting untuk menjaga keamanan identitas anda, khususnya di internet yang cukup vulnerable terhadap hacker. Semoga teknologi ini dapat berhasil kita kembangkan, dan bisa menjadi sumbangsih yang sangat besar kepada dunia per sim-an dan stnk-an di Indonesia. Amin.
Komentar Terakhir