hampir semua netter di Indonesia pasti tahu yang namanya kaskus, sebuah situs berbasis bulletin board service / forum yang diklaim menjadi “no.1 indonesian community”. sebenarnya, banyak dari kita yang mengenal kaskus dari subforum “BB17″ yang menyediakan hiburan dewasa (ceilah) -yang kini sudah ditutup akibat you-know-what.
tapi sedikit yang tahu bahwa kaskus bukan sekedar itu-itu saja. menurut saya, hal kedua yang menarik saya untuk mengunjungi kaskus adalah forum jual dan beli (FJB) yang disediakan oleh kaskus. disini kita bisa menemukan hampir berbagai macam barang dalam berbagai rupa dan bentuk, baik baru maupun seken, tangan ketiga, tangan keempat, dan seterusnya. barang-barang yang ditawarkan cenderung unik, mulai dari kaos hasil desain sendiri, dvd-dvd langka, bahkan sampai obat morning after pill * dan kapal tongkang batu bara pun ada yang menjual. harga yang ditawarkan oleh para penjual ini cenderung lebih murah dari toko, dan hal ini ikut menjadi faktor penarik dari forum jual beli itu sendiri. untuk metode pembayaran pun amat mudah, ada yang menawarkan COD (Cash on Delivery) atau bayar langsung saat barang diterima, ataupun transfer ke rekening si penjual lalu barang akan dikirim ke pembeli lewat jasa pengiriman barang seperti TIKi atau GDE.


tampak muka Forum Jual Beli Kaskus / Buying and Selling Board
tetapi, tentu saja seperti bisnis-bisnis yang dilakukan di internet pada umumnya, masih banyak kekurangan yang terdapat pada forum jual-beli. sebagai contoh, masih sering terdapat kasus-kasus penipuan dengan rekening atas nama palsu, dengan modus operandi meminta pembeli untuk mentransfer sejumlah uang untuk pembelian barang, dan lalu kabur tanpa mengirimkan barang tersebut ke si pembeli. saya sendiri juga pernah menjadi korban penipuan seperti ini, meskipun hanya ilang Rp. 50.000, tetapi tetep aja nyesek. makanya, diwanti-wanti oleh para user disana untuk tidak membeli barang dari user yang ga jelas reputasinya alias masih ijo/newbie. Apalagi beli barang dari user yang ga majang foto barangnya, postnya cuma one-liner atau two-liner, atau ga bisa dikontak selain lewat e-mail (ga majang no.telp, alamat, dll). lebih baik safe than sorry, kan? tapi ujung-ujungnya, ketakutan ini malah membuat sulitnya para user newbie untuk “menembus” pasar FJB kaskus dengan dagangannya, karena status newbienya membuat mereka susah dipercaya. yah memang gampang-gampang susah sih membuat reputasi di dunia maya itu. apalagi sering juga kejadian ada yang “saling senggol” antar pedagang dengan menjelek-jelekin satu sama lain, saling blackmail, bahkan kasih testimoni-testimoni /posting yang menjelek-jelekkan pake klonengan. tapi that’s life bukan? semua kembali lagi pada kita untuk menyikapi tindakan-tindakan seperti ini di dunia internet.
salut untuk kaskus, yang telah mewadahi para pebisnis-pebisnis virtual, mulai dari yang pemula sampai yang kelas kakap. dengan FJB, kaskus telah berkontribusi besar bagi dunia e-bisnis di Indonesia, dan semoga dengan seiring berjalannya waktu, akan terjadi perkembangan-perkembangan ke arah positif yang berarti bagi Kaskus.
-seorang kaskuser, yang ikut berduka cita atas ditutupnya BB17
Komentar Terakhir